Arsip untuk Juni, 2008

30
Jun
08

Tutorial OSCommerce-Setting (Bag.2)

Tutorial OSCommerce ini adalah lanjutan dari tutorial sebelumnya (Instalasi). Silakan download filenya di sini.

tutorial-2

25
Jun
08

Buat Situs Merchant dengan OSCommerce

Membuat situs merchant (dagang) sangatlah rumit karena menggunakan serangkaian bahasa pemrograman internet yang cukup njlimet. Banyak di antara kita, para pedagang yang ingin mengalihkan bisnisnya dari off-line ke sistem on-line namun tidak tahu cara untuk melakukannya. Para pedagang off-line yang memang kurang awam perihal teknologi internet acapkali di sedot uangnya untuk membuat barang dagangannya dimunculkan di dunia maya.

Sebenarnya ada cara lain yang gratis dan murah untuk membuat situs merchant, yaitu dengan menggunakan CMS (Content Management System) gratis yang dinamakan dengan Joomla di tambah dengan tambahan perangkat yang dinamakan dengan Virtuemart. Sistem online ini sangat gratis, dan stabil untuk digunakan. Saya pun menggunakan sistem ini di situs saya (lihat www.woodvehicle.com).

Seiring berjalannya waktu, saya menemukan sistem lain yang sangat mudah untuk dioperasikan yaitu OSCommerce. Sungguh ketika saya mencoba sistem ini ternyata lebih mudah dibandingkan dengan menggunakan Joomla. Jika saya mempelajari dan mengaplikasikan Joomla+Virtuemart membutuhkan waktu kurang lebih 1 minggu, maka dengan aplikasi OSCommerce saya hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja untuk mempelajari dan mengaplikasikan sistem ini. Coba lihat situs teman saya ini (www.ngebatik.com), dia menggunakan sistem OSCommerce untuk membuat situsnya. Tampilannya sangat bagus (karena tersedia banyak template di luar sana) dan aplikasinya pun benar-benar digunakan untuk berjualan online.

Untuk para pedagang yang ingin beralih atau ingin memperluas wilayah dagangannya, maka OSCommerce merupakan pilihan yang sangat saya rekomendasikan untuk digunakan karena sifatnya yang stabil dan penggunaannya yang sangat user friendly. Untuk menginstall aplikasi ini anda bisa mengikuti tutorial yang saya berikan di postingan ini.

25
Jun
08

Tutorial OSCommerce-Instalasi (Bag.1)

Maaf, belum sempat saya masukan gambarnya. Lebih baik download saja file PDF-nya di sini.

download instalasi-oscommerce

Seperti yang kita ketahui bahwa OSCommerce merupakan sebuah sistem online yang sangat user friendly dan bisa diandalkan. Oleh karenanya bagi anda para pedagang yang ingin beralih menjual barang dagangannya ke dunia online atau hanya ingin sekedar untuk memperluas wilayah dagangannya, maka OSCommerce-lah jawabannya.

OSCommerce merupakan sebuah sistem online gratis (open source) yang sangat powerful dan user friendly. Untuk menggunakan sistem ini anda tidak perlu membayar apa-pun (alias gratis), hanya saja anda harus mencantumkan nama sistem ini dan terkadang pembuat template di situs anda. Kalau begitu tidak usah menunggu lebih lama lagi, mari buat situs dengan menggunakan OSCommerce.

Sebelumnya anda harus mengunduh (download) OSCommerce itu terlebih dahulu di sini. Oya selain itu anda juga perlu mengunduh file-file lain seperti PHPmyAdmin, MySql, dan beberapa aplikasi lainnya. Kelihatannya cukup banyak file yang harus anda unduh, namun jangan khawatir file-file tersebut ternyata sudah dijadikan satu oleh WAMPServer Silakan anda download di sini.

Jadi sekarang anda sudah memiliki dua aplikasi yaitu WAMPServer dan OSCommerce. Di sini saya akan membahas tutorial untuk digunakan di komputer anda yang belum terkoneksi dengan internet. Sekarang install WAMPServer di komputer anda, dan ikuti semua langkahnya. Setelah anda meng-install WAMPServer berarti komputer anda sudah dipasang PHPMyAdmin, dan MySQL. Ini berarti anda sudah membuat server sendiri. Untuk mengecek apakah WAMPServer anda sudah berjalan dengan baik, coba anda buka IE (Internet Explorer) lalu ketikkan di dialog box Address (http://localhost). Jika IE anda menampilkan tampilan seperti gambar di bawah ini, berarti komputer anda sudah siap untuk di pasang OSCommerce.


WAMPServer

Selanjutnya anda ekstrak OSCommerce (.zip) ke folder Wamp/www, biasanya ada di direktori C:. Setelah meng-ekstrak OSCommerce selanjutnya anda akan melihat folder OSCommerce seperti gambar di bawah ini:


Letak Folder OSCommerce

Sekarang anda siap untuk membuat Sistem Merchant dengan menggunakan OSCommerce. Melalui IE, ketikkan di Address alamat ini http://localhost/oscommerce-2.2rc2a/. Setelah itu akan muncul gambar berikut ini:

Sebelum itu anda harus membuat database-nya terlebih dahulu. Sekarang buka IE di jendela yang baru, kemudian ketikkan http://localhost/phpmyadmin di address. Sekarang anda berada di jendela phpmyadmin, berikut ini gambarnya:


phpmyadmin

Setelah itu ketikkan nama database-nya misal oscommerce di dialog box Create New Database, kemudian tekan tombol Create. Setelah anda menekan tombol tersebut akan tampil gambar berikut ini:


Membuat Database “oscommerce”

Selamat! anda telah berhasil membuat database “oscommerce”. Perlu diingat nama database di sini hanyalah contoh, apabila anda membuat situs anda sendiri misal dengan nama www.tokomesin.com maka saya anjurkan untuk memberi nama database anda dengan “tokomesin”. Karena itu akan membuat anda mudah dalam melakukan pencarian nama jika anda memiliki situs yang banyak.

Setelah anda berhasil membuat database, langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi OSCommerce. Ketikkan alamat ini di address IE anda http://localhost/oscommerce-2.2rc2a/catalog/install/index.php setelah itu akan muncul gambar berikut ini:


Proses Instalasi

Tekan tombol Continue, lalu anda akan di bawa ke gambar berikut ini:


Langkah Pertama

Isi Database Server dengan Localhost, Username dengan root, Password kosongkan saja, dan Database Name dengan nama database yang tadi telah anda buat yaitu oscommerce. Lalu tekan tombol continue, tunggu sebentar kemudian anda akan melihat gambar berikut ini:


Langkah Kedua

Tekan tombol Continue, dan anda akan melihat gambar berikut ini:


Langkah Ketiga

Di Dialog Box Store Name, ketikkan nama toko anda misalkan di sini adalah TOKO MESIN. Di dialog box Store Owner Name, ketikkan nama pemilik (nama anda) misal di sini adalah Denny Nugroho. Di dialog box Store Owner E-mail Address ketikkan alamat email pemilik (email anda) misalkan di sini adalah denny_nugroho@yahoo.com. DI dialog box Administrator User Name ketikkan nama admin yang nantinya akan menjadi penguasa di situs merchant anda, misal di sini adalah denny. Terakhir di dialog box Administrator Password ketikkan password/kata kunci yang anda inginkan, contoh di sini adalah denny. Setelah semuanya selesai, tekan tombol Continue. Simpan nama user administrator dan password-nya dan jangan sampai lupa, karena apabila anda lupa dengan nama user dan password maka anda tidak bisa masuk ke dalam situs sebagai administrator. Setelah menekan tombol Continue anda akan melihat gambar berikut ini:


Langkah keempat

Selamat! Anda telah berhasil membuat situs merchant anda sendiri. Untuk melihat tampilan situs tekan tombol Catalog dan untuk men-setting tampilan dan isi dagangan anda tekan tombol Administrator Tool.

Untuk saat ini sekian dulu tutorial OSCommerce dari saya. Tutorial selanjutnya saya akan membahas mengenai penyetingan isi dan tampilan dari OSCommerce.

Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Regard

Denny Nugroho
dennynugroho.wordpress.com
kostum.wordpress.com

24
Jun
08

Refreshing ke Pantai Jayanti

Hari Sabtu tanggal 21 Juni s.d 22 Juni 2008 kemarin saya liburan bersama teman ke pantai jayanti di kota cianjur. Perjalanan kami mulai dengan menggunakan sepeda motor, kami berangkat dari bandung pukul 10.00 WIB.

Pukul 10.30 WIB kami berada di Banjaran untuk mencapai kota Soreang. Perjalanan menuju kota Soreang ini cukup menarik, karena kami disajikan dengan berbagai pemandangan mengagumkan.

Setelah melalui kota Soreang, kami melanjutkan perjalanan menuju Ciwidey. Bagi teman-teman yang sudah pergi ke kota ini pasti tahu kalau kota ini merupakan kota dingin yang mirip dengan lembang. Pemandangannya cukup mengagumkan, contohnya ini:

Setelah melewati kota Ciwidey kami mencapai daerah yang dinamakan dengan situ Patenggang. Di sinilah awal bencana menimpa kami. Jalan menuju Cidaun (daerah tujuan kami) terbagi dua di situ patenggang ini. Seharusnya kami berbelok ke Kiri alias ke arah Situ Patenggang, namun kami berdua terlalu percaya diri dan akhirnya kami berbelok ke arah kanan karena ada plang yang menyebutkan bahwa arah ke kanan adalah arah ke Cidaun. Ini lah foto kepercayaan diri kami:

Sekitar 2 jam kami berkelana ngga tau juntrungannya, sampai akhirnya kami menyerah dan membiarkan mulut kami berbicara untuk mengetahui di mana letak Cidaun sesungguhnya. Alangkah beruntungnya kami, kami menemukan sesosok wanita renta yang sedang menggotong hasil panennya (Situ Patenggang adalah daerah penghasil teh). Seketika itu juga kami menghentikan laju motor, dan bergegas menyapa si nenek. Lantas saya bertanya dengan menggunakan bahasa sunda yang saya ketahui (bahasa sunda saya kasar) di mana letak Cidaun. Si nini (nenek di sunda di panggil dengan sebutan nini) menyebutkan bahwa arah cidaun terus ke arah yang memang sedang kami lalui. Lantas teman saya nimbrung bicara (dengan bahasa indonesia), tapi si nini tidak tahu apa artinya karena dia cuma bengong menatap mata teman saya itu. Langsung saja saya bilang ke si nini bahwa kita mau melanjutkan perjalanan. Ketika kami bersiap melanjutkan perjalanan, eh si nini bilang begini “Sing atuh kasep, nyarios bahasa Sunda” kurang lebih artinya “Tolong cakep, bicaranya pake bahasa sunda”. Busyet…dalam hati aku cuma ketawa-tawa aja mendengar keluhan si Nini.

Yap…karena berdasarkan petunjuk si Nini kita harus melanjutkan perjalanan berdasarkan arah yang memang sedang kita lalui, lantas kita teruskanlah dengan rasa percaya diri pula. Jalanan menuju Desa Cidaun melalui jalan yang kami lalui ini benar-benar membuat sengasara. Bayangkan kita harus muter-muter mengelilingi jalan yang emang satu-satunya itu. Dah gitu jalannya rusak parah, saya bisa bilang kalau jalan itu sebenarnya bukan jalan, tapi batu-batu kali yang di buang sembarangan di jalan. Motor yang kami tumpangi sampai rusak Shock Breaker-nya (peredam).

Akhirnya setelah beberapa jam perjalanan, kepercayaan diri kami runtuh juga. Dan kami beranikan diri untuk bertanya kembali. Kami bertemu dengan orang yang hendak mengantarkan padi ke kota, lalu kami bertanya “berapa jam lagi sampai ke kota Cidaun”. Alangkah kagetnya kami, ketika disebutkan oleh dia bahwa perjalanan menuju desa Cidaun melalui rute ini mencapai 6 jam. Masya Alloh, berarti kami emang kesasar.

Ya sudah karena 6 jam adalah waktu yang lama, maka kami memutar balik motor dan melaju di jalanan rusak untuk mencapai SituPatenggang. Ini merupakan petualangan yang sungguh sangat menarik, karena perjalanan dan hambatan menuju tempat tujuan yang begitu banyak. Namun sayang saya tidak bertemu dengan si nini yang sudah memuluskan jalan kami menuju tempat yang salah. Kalau ketemu, tau deh mau diapain tuh nini.

Setelah melalui perjalanan balik selama 2 jam (total tersesat 4 jam), kami menuju arah situ patenggang. Di sini kami merasakan kekesalan dan kelelahan berangsur-angsur pulih, karena udara yang sangat dingin dengan kabut yang turun dengan lebat membuat kulit dan hati kami menjadi dingin (karena daerah dimana kami nyasar sangat panas). Apalagi kami melewati perkebunan teh yang luas dan besar. Sungguh senang hati mendengar suara kicauan burung yang sudah sangat jarang sekali ditemui di kota Bandung. Ini adalah gambar saya ketika berada di puncak gunung:

Singkat cerita akhirnya kami sampai ke Pantai Jayanti, dengan melalui perjalan yang sangat tidak menyenangkan. Setelah sampai kami beristirahat dan makan di Wisma yang sudah disediakan pihak penyelenggara. Setelah itu, kami pergi ke pantai untuk sedikit melepas lelah karena perjalanan yang memang menguras banyak tenaga kami. Pantai Jayanti ternyata cukup indah juga meskipun banyak karang (tipikal pantai selatan) dan ombak yang besar.

Foto-foto itu di ambil pada saat menjelang malam, namun saya cukup senang dengan hasil gambarnya yang bagus dan tidak gelap. Itu semua karena kamera Canon yang kami bawa.

Setelah itu kami melanjutkan acara di wisma. Saat itu ada dangdutan, namun sayang saya tidak terlalu tertarik dengan dangdut. Ya sudah alhasil saya cuma melihat acara itu dari kejauhan. Malam beranjak semakin larut, kami berinisiatif untuk tidur. Namun karena di kamar terlalu banyak nyamuk yang hilir mudik ngga jelas, akhirnya kami memilih untuk tidur di mobil saja.

Sekitar jam 5 subuh kami bangun dari tidur, segera kami ambil langkah menuju kamar dan menghadap kehadiraat alloh SWT selama kurang lebih 5 menit. Selepas itu kami menuju pantai yang sangat..sangat dingin sekali..Saya sampai harus menggunakan penutup kepala untuk menghindari dinginnya angin pantai saat itu.

Berbeda dengan di pantai-pantai lainnya, di Jayanti matahari baru terbit sekitar pukul 7.00 WIB, yah mungkin mataharinya masih bersembunyi di belakang-belakang karang tinggi.

Dipagi hari itu kami berolahraga bersama teman-teman di wisma untuk melakukan stretching akibat mengendarai motor yang cukup menyita banyak waktu. Setelah itu kami sarapan dengan nasi goreng keras dan telor goreng yang cukup berminyak. Sayang memang, Jayanti memiliki potensi untuk dijadikan tempat wisata namun infrastruktur dan kuliner-nya masih sangat jelek sekali.

Hari menjelang siang dan kami bersiap-siap untuk pulang kembali ke Bandung dan melewati jalan-jalan yang sebenarnya tidak pantas untuk dilewati. Karena motor kami rusak, ya sudah motor kami masukkan ke mobil pick-up dan kami numpang ke mobil Avanza.


Saya dan Teman

Ada saja kejadian menarik ketika kami melakukan perjalanan pulang. Mobil rekan kami ada yang menyenggol warga sana dan orang tersebut jatuh, entah dia mengalami luka yang fatal atau tidak namun rekan kami itu bisa mengatasinya dengan baik. Perjalanan pulang sangat membuat kami pusing dan ingin muntah, itu semua terjadi karena kami menggunakan mobil dan melewati jalanan yang berputar-putar lalu naik kemudian turun gunung lagi. Perut kami serasa di aduk-aduk.


Saya dan Mobil Avanza

Setelah melalui serangkaian perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya kami mencapai kota Bandung dengan selamat. Bodohnya kami, karena hari minggu sore adalah jadwal kami melakukan Futsal, bukannya pulang dan istirahat, kami malah melanjutkan bermain futsal di Antapani.

20
Jun
08

Bantal untuk Anak ITB Teknik Sipil

Tanggal 7 Juni saya menerima orderan untuk membuat sebuah bantal yang ada lambang Teknik Sipil ITB. Lumayan-lah meskipun orderannya cuma 50 saya cukup bersemangat juga untuk mengerjakannya.

Dia memberikan saya desain gambar himpunan mahasiswa Teknik Sipil ITB dan memberikan diameter bantal sebesar 20 cm. ‘Mmmm…ukuran yang kecil untuk sebuah bantal’ pikir saya waktu itu. But it’s Ok, saya kerjakan saja dulu dummy-nya dan hasil-nya seperti ini:

Agak melenceng ya logo Himpunannya, tapi ngga pa-pa namanya juga dummy. Lagian ngeborder-nya aja manual ngga pake komputer, jadi ya pasrah deh sama hasil dan kualitas. But kalau nanti udah deal pasti hasilnya bakalan lebih bagus dan keren. Bahan bantalnya adalah bahan yang disebut dengan Falboa dan bordirannya menggunakan tusukan hampir 10.000 biji.

Setelah saya memberikan dummy-nya kepada anak ITB yang pesen, udah deh langsung masuk revisiannya. Dia minta warna latar-nya jangan hitam tapi putih aja trus diameter bantalnya disamain sama logonya. Mmmmm….oke aja-lah saya, yang penting pelanggan senang.

Akhirnya saya deal dengan harga persatuan bantal 20 ribu untuk 50 piece bantal.




 

Juni 2008
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengarang