Arsip untuk Maret 22nd, 2008

22
Mar
08

Akhirnya Verivikasi Paypal-ku Bisa Juga.

Yes…yes..akhirnya aku punya ATM di internet. ATM itu bernama Paypal, he..he..

Sekarang kalau bisnis ke luar negri gampang, soalnya pembayaran bisa lewat Paypal dan langsung masuk ke rekening bank gw di BCA. Kalau dulu sulit, karena Paypal baru dimunculin lagi di Indonesia bulan Agustus kemarin trus baru bisa lewat rekening bank bulan Januari kemarin.

Daftarnya mudah banget, tinggal masuk ke situs Paypal terus Sign-In udah deh tinggal ikutin petunjuk selanjutnya. Jangan lupa bawa No.Rekening karena nomor itu dibutuhkan buat bisa narik uang. karena saya di BCA maka kode bank yang dimasukin adalah 014+kode cabang BCA tempat kamu buka rekening. Kode cabang ini bisa kamu peroleh di situs bank BCA, nah karena saya bikinnya di millenia MT.Haryono kode cabangnya adalah 0005, jadi kode bank-nya adalah 0140005 (7 digit).

Yap..yap..saatnya mencari uang dan mengisi akun saya di Paypal yang masih $0.00 ini hiks…hiks…

Semangat !!!

22
Mar
08

Adakah yang Bersedia Meminjamkan Modal !

Sungguh sangat sulit sekali apabila kita tidak memiliki modal padahal peluang ada di depan mata. Terus terang saja, dalam dua bulan ini saya terus mencari dan mengaplikasikan informasi bisnis yang saya temukan. Dari bisnis yang tanpa modal sampai bisnis yang bermodalkan puluhan juta rupiah.

Sebenarnya saya memiliki beberapa bisnis antara lain membuat kostum dan menjual kerajinan tangan milik perajin di Boyolali. Kedua bisnis ini tidak mengeluarkan banyak modal, bahkan saya menjadi reseller kerajinan tangan (www.woodvehicle.com) dengan cara bekerja sama dengan si perajin dan saya hanya mengeluarkan biaya untuk membuat situs-nya saja. Terus terang saja dalam membuat sebuah bisnis tanpa modal, bukan berarti modalnya nol tapi ada modal lain selain financial melainkan waktu dan tenaga. Kedua hal itu juga di sebut dengan modal.

Namun karena sifatnya adalah orderan, maka saya tidak bisa banyak berbuat apa-apa. Sedangkan ketika saya hendak membuka kursus privat, eh ngga taunya UAN dah tinggal sebulan lagi. Yah, padahal bisnis itu adalah bisnis yang tidak mengeluarkan banyak uang. Sayang sekali, mungkin saya akan mencobanya di semester baru karena di kepala saya ada banyak strategi berbeda yang bisa diterapkan.

Nah, untuk yang satu ini saya butuh sekali modal. Modalnya kecil cuma 5 juta dan insya alloh bisa BEP dalam waktu 5 – 6 bulan. Bahkan usaha ini bisa berkembang lebih jauh dan lebih menguntungkan lagi. Bisnis ini adalah bisnis makanan yang menjual abon. Jika anda atau pembaca sekalian berminat untuk meminjamkan modal, maka saya akan sangat berterima kasih sekali. Jika anda berminat untuk menjadi investor silakan isi di comment atau kirim ke email saya di denny_nugroho@yahoo.com. Setelah itu saya akan kirimkan Business Plan-nya kepada anda.

Sekali lagi ini hanyalah sebuah bisnis yang masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan. Saya yakinkan sekali lagi bahwa dalam rentang waktu 5 bulan, BEP bisa diperoleh.

Atas kesediaannya untuk membaca blog ini saya ucapkan terima kasih.

22
Mar
08

The Way of Entrepreneur

Setelah saya membuat sebuah iklan, maka cara selanjutnya untuk mengasah otak saya adalah dengan mencoba untuk membuat sebuah program televisi. Karena saya pernah bekerja di TV7 sekarang Trans7, maka saya berkeinginan sekali untuk membuat sebuah program atau acara TV.

Karena saya tertarik di bidang bisnis, maka saya akan membuat sebuah acara yang memiliki kaitan dengan dunia ini. Referensi dari program ini adalah The Apprentice (sudah tidak ada yang menayangkan), dan The Scholarship Indonesia – MetroTV.

Acara ini menitikberatkan pada tekanan yang diterima para kontestan, bagaimana mereka bisa bertahan dalam membuat sebuah usaha/bisnis, memperlihatkan strategi-strategi bisnis, dll.

Jika anda pernah melihat program seperti The Apprentice mungkin anda tahu bahwa acara itu menitikberatkan pada kerja sama tim. Setelah itu jika salah satu tim kalah, maka salah satu kontestan dari tim yang kalah itu akan di pecat (biasanya Donald Thrump akan berkata “You’re Fired”) artinya kontestan itu gagal.

Program yang saya namakan ‘The Way of Entrepreneur’ ini lebih menitikberatkan pada kemampuan individu dibandingkan sebuah tim. Tentu saja pada program ini saya membutuhkan seorang host yang kuat dalam dunia entrepreneur dan sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat. Saya mengambil nama pendiri Bimbel Primagama dan Universitas Entrepreneur yaitu Purdi E Chandra.

Dia bertugas sebagai host sekaligus menentukan siapa yang berhak untuk memperoleh piala ‘Entrepreneur of This Week’. Kenapa saya menggunakan kata ‘this week’ dalam pialanya? Itu dikarenakan saya ingin agar nantinya setelah beberapa minggu akan diadakan perebutan piala ‘Entrepreneur of This Month’ dan begitu seterusnya sampai ‘this year’ atau sampai ‘this decade’.

Permainannya akan saya susun dalam beberapa segmen. Program ini merupakan program berdurasi 1 jam dengan 5 segmen. Target audience-nya adalah SES A,B dan tentu saja Educated atau College. Kontestan berjumlah dua orang dan di beri waktu selama seminggu untuk menjalankan bisnisnya.

Segmen I

  • Host menyapa pemirsa

  • Host memperkenalkan para kontestan (ada VT para kontestan)

  • Host menutup segmen I

Segmen II

    • Host memberikan tantangan pada kontestan (sesuai tema bisnis)

    • Host memberikan sejumlah uang kepada kontestan

    • Usaha dimulai

Segmen III

  • Para kontestan diikuti perjalanannya

  • Diselingi juga dengan wawancara per hari

  • Diperlihatkan segala kesulitan dan hambatan yang mereka lalui

Segmen IV

  • Sama dengan segmen III

Segmen V

  • Host memanggil para kontestan

  • Host menentukan siapa pemenang-nya

  • Host memberikan analisis dan kesimpulan (disertai VT perjuangan para kontestan)

  • Host menutup acara

Pemenangnya tentu saja akan memperoleh hadiah, berupa modal usaha (sejumlah uang). Host menggunakan sebuah kata/ungkapan terkenal kepada peserta yang gagal seperti ‘terus berusaha’.

Semoga saja program ini bisa ditayangkan, karena dengan begitu jumlah pengusaha di Indonesia akan semakin banyak dan pengangguran juga akan semakin berkurang. Selain itu, para pengusaha yang masih junior/senior dan para non-pengusaha bisa belajar dari para entrepreneur yang menjadi kontestan di acara ini.

Memang sih acara ini terlalu segmented, karena hanya menitikberatkan pada orang-orang tertentu saja. Namun apabila acara ini disiarkan pada jam-jam orang yang baru pulang kerja ada kemungkinan acara ini bisa di tonton oleh para pebisnis / pengusaha. Dan tentu saja jika mereka (pebisnis) yang termasuk dalam segmen A/B maka kesempatan program ini untuk berkembang akan semakin luas.

Segi pemasarannya bisa dilakukan lewat promo-promo on-air, saran dan kritik melalui email, pembuatan blog, pembuatan situs, off-air, dll. Tapi saya lebih menganjurkan pemasaran program ini melalui cara buzz, yang artinya menularkan secara viral (dari mulut ke mulut) alias membuat program ini dibicarakan oleh banyak orang.

22
Mar
08

STORYLINE IKLAN MIE SEDAP !

Sebenarnya iklan mie sedap itu sudah ada, di mana grup band Padi menjadi duta-nya. Iklan terakhir yang saya lihat adalah ketika Padi ke Inggris dan membawa Mie Sedap ke sana untuk kemudian dinikmati oleh masyarakat Inggris di sebuah rumah.

Yah, memang sih kalau dari iklan mie sedap itu yang paling saya ingat adalah Jingle lagu-nya. Namun dalam hal pem-visualisasi-an terlalu sederhana dan tidak membuat sesuatu yang mampu menarik banyak orang. Jadi iklan Mi sedap versi itu yang mampu menarik minat orang adalah jingle lagu-nya.

Saya teringat akan kata-kata Mark Hughes bahwa untuk membuat sebuah produk di kenal banyak orang adalah dengan melakukan enam kiat pemberitaan sebagai berikut:

  1. Membuat cerita tabu (seks, bualan, atau humor kamar mandi)

  2. Membuat cerita yang luar biasa.

  3. Membuat cerita yang memalukan atau menyakitkan

  4. Membuat cerita yang menggembirakan

  5. Membuat cerita yang mudah di ingat

  6. Membuat cerita yang berbau misteri / rahasia

Jingle lagu dari versi iklan sebelumnya masih kita pakai, karena jingle itu masuk dalam hal cerita yang mudah di ingat. Sedangkan untuk visual kita ganti dengan yang baru.

Masih ingat dengan kerusuhan suporter sepakbola di kediri atau di Jakarta (senayan) ketika tim lokal bertanding. Luar biasa sekali kan kejadiannya. Mmm…yap kita mendapatkan cerita yang luar biasa untuk membuat Iklan ini. Bagaimana jika iklan yang di buat dikaitkan dengan kerusuhan suporter sepakbola itu.

Sekarang saya akan langsung memberikan storyline-nya.

  1. Diperlihatkan kepemimpinan wasit yang tidak benar, menganulir gol dan lain sebagainya.

  2. Penonton marah dan mulai keluar dari pagar pembatas

  3. Para penonton mengejar wasit dan sangat berhasrat sekali untuk memukul dan menendang wasit itu

  4. Diperlihatkan juga para penonton yang membakar gawang dan tribun

  5. Keadaan saat itu sangat kacau sekali

  6. Tiba-tiba dari arah pintu keluar ganti pemain, ada Bambang Pamungkas (cari pemain lokal yang paling tinggi rating-nya, bisa di lihat dari kelakuannya atau penampilannya).

  7. Dia tidak mengenakan kaos bola-nya tapi dia memakai pakaian koki kemudian dia mulai memasak dengan gaya bermain bola.

  8. Mmmm…baunya menggoda para penonton, sehingga mereka semua terdiam dan mencari sumber bau tersebut.

  9. Mereka bersama-sama memakan mie sedap sambil menyanyikan jingle lagu mie sedap.

Note:

Item nomor 6 dan 7 bisa di ganti dengan kemunculan band PADI yang menyanyikan jingle lagu mie sedap, di sekeliling band ada dua tim (persik dengan persija) yang makan Mie Sedap. Sehingga item 8 dan 9 bisa di ganti dengan mencari sumber lagu, kemudian bersama-sama melebur menjadi satu dengan para pemain bola yang menyanyikan jingle mie sedap.

Dari storyline itu, banyak hal/pesan yang bisa di ambil dengan memakan mie sedap antara lain:

  • Mie Sedap membawa kedamaian

  • Mie Sedap memiliki bau dan rasa yang sedap

  • Rasa mie sedap disukai banyak orang

  • Jingle lagunya disukai banyak orang

Yap, riset selama satu hari dan pembuatan storyline hanya dalam waktu satu setengah jam selesai sudah. Fiuuuuhhh, cepat juga ya. Tapi ya ini hanyalah kerjaan seorang amatir yang ingin menjadi seorang professional, dipakai syukur ngga dipakai ya lumayanlah buat mengasah otak commercial marketing…he..he..he

Lain kali saya akan memikirkan iklan yang lain lagi dan tentu saja dengan produk yang berbeda.

See You Then….