Setelah saya membuat sebuah iklan, maka cara selanjutnya untuk mengasah otak saya adalah dengan mencoba untuk membuat sebuah program televisi. Karena saya pernah bekerja di TV7 sekarang Trans7, maka saya berkeinginan sekali untuk membuat sebuah program atau acara TV.
Karena saya tertarik di bidang bisnis, maka saya akan membuat sebuah acara yang memiliki kaitan dengan dunia ini. Referensi dari program ini adalah The Apprentice (sudah tidak ada yang menayangkan), dan The Scholarship Indonesia – MetroTV.
Acara ini menitikberatkan pada tekanan yang diterima para kontestan, bagaimana mereka bisa bertahan dalam membuat sebuah usaha/bisnis, memperlihatkan strategi-strategi bisnis, dll.
Jika anda pernah melihat program seperti The Apprentice mungkin anda tahu bahwa acara itu menitikberatkan pada kerja sama tim. Setelah itu jika salah satu tim kalah, maka salah satu kontestan dari tim yang kalah itu akan di pecat (biasanya Donald Thrump akan berkata “You’re Fired”) artinya kontestan itu gagal.
Program yang saya namakan ‘The Way of Entrepreneur’ ini lebih menitikberatkan pada kemampuan individu dibandingkan sebuah tim. Tentu saja pada program ini saya membutuhkan seorang host yang kuat dalam dunia entrepreneur dan sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat. Saya mengambil nama pendiri Bimbel Primagama dan Universitas Entrepreneur yaitu Purdi E Chandra.
Dia bertugas sebagai host sekaligus menentukan siapa yang berhak untuk memperoleh piala ‘Entrepreneur of This Week’. Kenapa saya menggunakan kata ‘this week’ dalam pialanya? Itu dikarenakan saya ingin agar nantinya setelah beberapa minggu akan diadakan perebutan piala ‘Entrepreneur of This Month’ dan begitu seterusnya sampai ‘this year’ atau sampai ‘this decade’.
Permainannya akan saya susun dalam beberapa segmen. Program ini merupakan program berdurasi 1 jam dengan 5 segmen. Target audience-nya adalah SES A,B dan tentu saja Educated atau College. Kontestan berjumlah dua orang dan di beri waktu selama seminggu untuk menjalankan bisnisnya.
Segmen I
Segmen II
Segmen III
-
Para kontestan diikuti perjalanannya
-
Diselingi juga dengan wawancara per hari
-
Diperlihatkan segala kesulitan dan hambatan yang mereka lalui
Segmen IV
Segmen V
-
Host memanggil para kontestan
-
Host menentukan siapa pemenang-nya
-
Host memberikan analisis dan kesimpulan (disertai VT perjuangan para kontestan)
-
Host menutup acara
Pemenangnya tentu saja akan memperoleh hadiah, berupa modal usaha (sejumlah uang). Host menggunakan sebuah kata/ungkapan terkenal kepada peserta yang gagal seperti ‘terus berusaha’.
Semoga saja program ini bisa ditayangkan, karena dengan begitu jumlah pengusaha di Indonesia akan semakin banyak dan pengangguran juga akan semakin berkurang. Selain itu, para pengusaha yang masih junior/senior dan para non-pengusaha bisa belajar dari para entrepreneur yang menjadi kontestan di acara ini.
Memang sih acara ini terlalu segmented, karena hanya menitikberatkan pada orang-orang tertentu saja. Namun apabila acara ini disiarkan pada jam-jam orang yang baru pulang kerja ada kemungkinan acara ini bisa di tonton oleh para pebisnis / pengusaha. Dan tentu saja jika mereka (pebisnis) yang termasuk dalam segmen A/B maka kesempatan program ini untuk berkembang akan semakin luas.
Segi pemasarannya bisa dilakukan lewat promo-promo on-air, saran dan kritik melalui email, pembuatan blog, pembuatan situs, off-air, dll. Tapi saya lebih menganjurkan pemasaran program ini melalui cara buzz, yang artinya menularkan secara viral (dari mulut ke mulut) alias membuat program ini dibicarakan oleh banyak orang.
Komentar Terakhir